Kamis, 22 Desember 2016

OM TELOLET OM (Sekedar Cerita..)

Disuatu Pagi Yang cerah terdengar teriakan suara anak-anak.. Mengucapkan "Omm.. Telolett Omm..", lalu ada suara klakson bis yang terdengar unik dan tidak kaku seperti biasanya.. Bunyinya kira-kira "Teloletloletlolet.." sambil melaju meninggalkan terminal.. Anak-anak pun berteriak kesenangan ketika para supir bis membunyikan klakson unik itu.. Horee.. katanya sambil menari-nari kegirangan.. 

Beberapa hari kemudian siaran televisi nasional rame-rame mengabarkan tentang fenomena OM Telolet OM, bahkan sampai menjadi trending topik dunia.. "OM Telolet OM" Keriangan dalam kesederhanaan. 

Bukan saja tampil di siaran televisi nasional, bahkan situs berita online rame-rame memberitakannya.. Dari Anak-anak.. Politisi.. Pemain sepak bola.. Semuanya semuanya menyerukan Om Telolet Om.




Jika diperhatikan lagi kenapa Om Telolet Om mendunia? Mungkin orang-orang takjub melihat kepolosan dan keceriaan anak-anak Indonesia.. Tak perlu benda mahal .. Cukup berhenti di pinggir jalan dan menunggu para supir bus membunyikan klakson mereka yang unik itu, sunguh bahagia melihat itu semua.. Perasaan gembira, perasaan senang, riang, yang tentunya jarang sekali kita lihat dijaman sekarang. Anak sekarang biasanya lebih terobsesi dengan game-game seperti Pokemon Go, barang-barang yang mahal, laptop Apple, dan lain-lain yang sering menjadi suguhan di sinetron yang ada di indonesia.

Fenomena Om telolet Om tentu lebih baik daripada melihat anak goyang seronok diiringi musik dangdut, lebih baik daripada melihat anak berkata kasar, lebih baik daripada melihat anak meniru aktor dan aktris sinetron, lebih baik daripada melihat anak dipaksa ikut demo, lebih baik dari semua tingkah anak Indonesia jaman sekarang. Ada banyak sisi positip dari Om telolet Om jika dibandingkan melihat tingkah anak masa kini. Om Telolet Om mengajarkan kita bahwa bahagia itu sederhana. Ikut tertular gembira ketika melihat anak-anak teriak kegirangan saat mendengar bunyi klakson telolet yang dibunyikan para supir Bus..😊




Rabu, 21 Desember 2016

Hari Ibu Bagiku..

Akhir-akhir ini lirik lagu Dia yang dinyanyikan oleh Anji, selalu ter-ngiang berputar-putar dikepalaku.."Di suatu hari tanpa sengaja, kita bertemu, aku yang pernah terluka, kembali mengenal cinta, hati ini kembali temukan senyum yang hilang semua itu karena dia...", begitulah penggalan lirik lagu berjudul DIA yang dinyanyikan oleh Anji. Pelan-pelan tapi terdengar syahdu, entah kenapa aku kembali teringat pada ibuku yang telah almarhum dan damai di surga. Iya tentu saja ini hari Ibu.. "Selamat Hari Ibu..Mahh.." Pekikku dalam hati, tapi tak terasa air mata menetes dari sudut mataku.

Empat tahun lalu mamaku meninggal karena suatu penyakit, radang tulang belakang. Saat beliau masih ada rasanya biasa saja, terkadang ada hal kecil yang membuatku tidak senang maka aku tanpa sungkan akan memarahinya, mencak-mencak kepadanya, dengan nada yang keras, Namun begitu hebatnya kasih seorang Ibu beliau tetap tersenyum dan mencoba menenangkanku hingga ku tersenyum kembali. 

Sekarang sudah 4 tahun sejak kepergian beliau, kembali ku teringat kasih sayangnya, beliau begitu kuat, seperti sebuah rumah yang kokoh bertahan dalam cuaca apapun dan selalu membuat nyaman penghuni di dalamnya, dan setelah beliau tiada, rasanya kosong sekali, aku bener-bener kehilangan beliau mataku lebih gampang menetes jika teringat beliau, bahkan saat beliau masi hidup aku sama sekali tak menghiraukan bahwa ada Hari Ibu, hari ulang tahunnya pun aku sering tak ingat. Oh Tuhan, lindungi mamaku di surga ya. Untuk mamaku di surga.. maafkan aku ya ma kalau dulu pernah membuat mama kecewa dan sedih, aku sayang mama.. Selamat Hari Ibu..